Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PT PLN (Persero) Pembangkitan Tanjung Jati B
blog-img-10

Posted by : Admin

Transplantasi Lamun dengan Metode Jangkar

Transplantasi lamun dilakukan di perairan Pulau Panjang Kab. Jepara dengan menggunakan metode jangkar atau disebut TERFs (Transplanting Eelgrass Remotely with Frame system). Tujuan dari kegiatan ini untuk memperbaiki atau mengembalikan habitat alami yang mengalami kerusakan, upaya yang dilakukan adalah mencoba melakukan transplantasi di salah satu lokasi yang tidak ada keberadaan lamun di perairan pulau Panjang dengan harapan menambah sebaran atau luasan ekosistem padang lamun di perairan Pulau Panjang

 

Transplantasi metode jangkar dilakukan dengan cara mengikat rimpang lamun pada jangkar besi dan ditancapkan ke dalam substrat pada titik-titik yang ditentukan dengan cara menggali substrat terlebih dahulu sebelum ditanam. Kemudian menutupnya dengan substrat setelah ditanam agar transplan lamun yang terikat pada jangkar besi lebih kokoh dan tidak mudah tercabut. Donor (bibit) Lamun untuk transplantasi di lokasi tersebut diperoleh dari Perairan Pantai Teluk Awur Jepara.

Transplantasi lamun telah dilakukan secara bertahap, yaitu transplantasi pertama dilakukan pada Desember 2014 dengan luasan awal 265 m2. Transplantasi kedua dilakukan pada bulan Juni 2017 di lokasi yang sama dan berhasil menambah luasan area menjadi 2070 m2. Pada tahun 2019 dilakukan transplantasi tahap ketiga dengan total area luasan sebesar 2295 m2. Transplantasi yang dilakukan pada tahun 2020 menambah total luasan area transplant mencapai 2.795 m2, pada 2021 dilakukan monitoring didapatkan data penambahan luasan pada area transplantasi sebesar 15 m2 , dimana total luas area transplantasi menjadi 2.810 m2 dan pada pengamatan yang dilakukan di bulan Juli Tahun 2022, didapatkan nilai penambahan luasan dengan luas 2890 m2. Pada tahun 2023 hingga 2024 didapatkan data penambahan luasan sebanyak 28 m2 sehingga total luasan area transplantasi lamun sebasar 2900 m2 dan 2918 m2. Kemudian pada Tahun 2025 area transplantasi lamun mengalami peningkatan dari Tahun sebeleumnya yaitu sebesar 2990. Yang artinya terdapat penambahan luasan dari Tahun 2024 sampai 2025 sebanyak 72 m2 di Perairan Pulau Panjang, Jepara.