Pelaksanaan monitoring vegetasi pohon PLTU Tanjung Jati B
Program Penanaman dan Pembenihan Angsana (Pterocarpus indius) merupakan program penanaman vegetasi darat jenis Angsana (Pterocarpus indius). Penanaman pertama dilakukan pada tahun awal 2021 sebanyak 50 batang disepanjang pagar pembatas dari di area PLTU Tanjung Jati B berjarak kurang lebih 3 meter dari masing-masing pohon dan 2 meter dari pagar pembatas yang ditetap oleh PLTU Tanjung Jati B.Pada akhirl tahun 2024 dilakukan penanaman kembali serta perluasan area penanaman sehingga total pohon Angsana berjumlah 165 batang dan luas tanamnya 945 meter semakin lebar untuk penghijauan dan menjaga kelestarian tanaman agar tidak punah. Dalam kegiatan monitoring pertengahan tahun 2025 untuk perkembangan vegetasi darat, PLN UIK TJB bekerjasama dengan masyarakat bertanggung jawab untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan jumlah dan jenis vegetasi darat di PLTU Tanjung Jati B.
Sedangkan untuk program penanaman pohon stigi merupakan program penanaman tumbuhan bernama Latin Pemphis scidula, adalah kayu langka yang berasal dari daerah Karimunjawa, Jepara. Kayu tersebut memiliki manfaat herbal sebagai obat penawar dalam dunia supranatural. Semakin tua umur kayu Stigi, Semakin halus dan kuat struktur serat yang dimiliki sehingga dapat menyimpan air dan dapat menghasilkan oksigen dan mengurangi CO2. ditahun 2021 dilakukan penanaman sebanyak 5 pohon dan di tahun 2022 dilakukan penanaman sebanyak 5 pohon dan akhir tahun 2023 sebanyak 4 pohon serta akhir tahun 2024 sebanyak 6 pohon . sehingga total pohon Stigi berjumlah 20 batang dan luas tanamnya 106 meter semakin lebar untuk penghijauan dan menjaga kelestarian tanaman agar tidak punah. Dan untuk penanaman dewandaru adalah tumbuhan bernama latin Eugenia uniflora tumbuhan perdu atau semak yang besar. Tingginya biasa mencapai 5-8 meter dengan buah yang berwarna merah jika sudah matang. Ditahun 2021 dilakukan penanaman sebanyak 35 pohon dan di tahun 2022 dilakukan penanaman sebanyak 15 pohon dan ditahun 2023 dilakukan penanaman sebanyak 10 pohon serta di akhir tahun 2024 dilakukan penanaman sebanyak 10 pohon. sehingga total pohon Dewandaru berjumlah 70 batang dan luas tanamnya 128 meter semakin lebar untuk penghijauan dan menjaga kelestarian tanaman agar tidak punah.

















